Minggu, 22 November 2015

JIKA ISLAM DI TUDUH TERORIS ?




BANTAHAN MUALAF INI BIKIN BUNGKAM PENUDUH 



Ulama muda Jerman, Pierre Vogel, punya cara tersendiri bagaimana membantah tuduhan terhadap Muslim sebagai Terroris. Ulama mu'alaf yang bersyahadat tahun 2001 itu, dengan cara tercepat dan terbaik yang amat mengena bantahan dan menangkal dakwaan Muslim dengan terorisme.

Dalam sebuah ceramahnya, ia menyampaikan bagaimana cara ia menyangkal tuduhan itu :


  • Siapakah yang menyulut perang dunia pertama ?

  • Siapakah yang menyulut perang dunia kedua ?

  • Siapakan yang selalu menjajah sebuah negara damai, aman, tenteram hanya untuk kepentingan ekspansi.

  • Siapa yang selalu menyiarkan sebuah ajaran agama dengan cara menjajahnya terlebih dahulu ?

  • Siapakah yang menjatuhkan bom atom atas Hiroshima dengan keji, tidak berperikemanusiaan, dan mengorbankan jutaan rakyat sipil ?

  • Siapakah yang membantai 20 juta suku Aborigin di Australia ?

  • Siapakah yang membantai lebih dari 100 juta suku indian merah di Benua Utara Amerika ?

  • Siapakah yang membantai lebih dari lebih dari 50 juta Indian merah di benua Selatan Amerika?

  • Siapakah yang menjadikan lebih dari 150 juta manusia dari Afrika sebagai budak (apartheid), Diantara 77 % dari mereka mati di perjalanan dan dikubur di lautan Atlantik ?

  • Siapa yang selalu tertarik untuk menguasai serta "merampas" minyak suatu negara baik dengan cara mengadu domba negara tersebut, mendanai oposisinya, menyebar fitnah bom, membuat negara tersebut tak kunjung ada kedamaian ?

  • Siapa renternir dunia (IMF) yang justru membuat negara pasiennya jadi tambah sengsara dengan system busuk dan kejinya ?

  • Siapa pelaku adu domba, pembuat skenario besar yang membuat suatu negara, agama, kelompok, ras dll menjadi berperang satu sama lain ?

  • Siapa pelaku dan pendukung penjajahan, perampasan lahan masyarakat, pembantaian warga Palestina dari tahun 1948 hingga sekarang ?

  • Siapa pelaku dan pendukung krisis dibeberapa negara dengan cara membuat nilai dollar (dengan cara licik) menjadi tinggi hingga negara tersebut tidak sanggup membayar utang dollar dan harus menjual berbagai asetnya ?

  • Siapa pelaku yang selalu menghina dan melecehkan sebuah ajaran agama baik dengan menghina tokoh agamanya atau membakar kitabnya ? 


Mereka bukan negara Islam maupun orang Islam ? 

Bukalah mata Anda, siapa sesungguhnya yang Teroris  dan berbuat jahat, dengan memutar balikkan kenyataan !

RENUNGAN




Allah selalu bersama kita

Ketika kita mengeluh : “ Ah, tak mungkin terjadi"
Allah menjawab : “ Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah ” (QS Yaa-sin : 82).
 
Ketika kita mengeluh : “huh, lelaaaaaahh …"
Allah menjawab : “ … dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat ” (QS An-naba : 9).
 
Ketika kita mengeluh :
“berat banget cobaan ini, gak sanggguppp … ”
Allah menjawab : “ AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan ” (QS Al-Baqarah : 286)
 
 Ketika kita mengeluh : “ aiiih, ribeeet … ”
Allah menjawab : “ Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang ” (QS Ar-Ra’d : 28).
 
 Ketika kita mengeluh : “ aaah!! sia2 semuanya !!”
Allah menjawab : ” Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ” (QS Az-Zalzalah : 7).
 
 Ketika kita mengeluh : “ ga mungkin ada yang peduli!”.َ
Allah menjawab: “ Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu ” (QS Ghaafir : 60)
 
 Ketika kita mengeluh : “ sedihh … ”.َ
Allah menjawab : “ La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita ” (QS At-Tawbah : 40)
 
 Apapun keluh kesahmu, Allah selalu ada dan Allah akan mempermudahkannya, Allah tidak pernah mempersulit hamba2nya apabila Iman dan Taqwa ada dihatinya. Aamiin yaa Rabbal 'alamiin
 

Selamat beraktifitas yaaa...InsyaaAllah, ALLAH slalu m'Ridhoi langkah kita

TERTIPU WAKTU

TERTIPU WAKTU
~~~~~~~~~~~~~~~~

Waktu berlalu...
Begitu halu s menipu...


Tadi pagi belum sempat dzikir pagi,
tahu-tahu sudah jam 9.00 pagi.


Belum sempat sedekah pagi,
matahari sudah meninggi.


Rencananya jam 9.30 mau sholat dhuha,

tiba2 adzan dhuhur sudah terdengar.


Pinginnya setiap pagi menghabiskan baca 1 juz Al Qur'an atau minimal surat Al Waqi'ah yang hanya 96 ayat.
Tapi ya itu, "pinginnya itu" sudah setahun yang lalu dan kebiasaan itu belum terlaksana.


Sebenarnya ada komitmen pd diri sendiri, tidaklah berlalu malam kecuali dengan tahajud dan witir, sekalipun hanya 3 rakaat singkat saja.
Dan komitmen itu belum dilaksanakan sejak 2 tahun lewat.
Tanpa hukuman diri atas pengkhianatan komitmen dan tanpa perasaan bersalah lebih sehingga belum merasa taubat.


Dulu juga pernah terpikir punya anak asuh, entah yatim entah anak miskin, yang di santuni tiap bulannya.
Ya karena kesibukan lupa merealisasikannya,
dan itu sudah berlangsung sekitar 3 tahunan yang lalu...

Akan terus beginikah nasib "hidup" kita?
menghabis-habiskan umur ?!
Berhura-hura dengan usia ?!
Tiba2 masuklah usia di angka 30 sebentar kemudian 40 tahun...dan kini lebih dari 50 tahun....

Tak lama terasa kemudian orang memanggil kita dengan sebutan
"mbah.. eyang.... aki.... nini..."

Pertanda kita sudah tua.
Uban yang mulai menghias kepala, keriput yang menghias kulit, tenaga yang tidak seberapa.

Menunggu ajal tiba...
sejenak mengintip catatan amal yang kita ingat pernah berbuat apa...?

Astaghfirulloh..
Tak seberapa,
sedekah dan wakaf juga sekedarnya,
malah banyakan harta yang kita makan, buat tanah, rumah, usaha dan katanya untuk investasi dan ninggalin anak cucu yang belum tentu mereka suka.

Jika demikian..
Apakah ruh tidak melolong menjerit saat harus berpisah dari tubuh..?!

Tambahkan usiaku ya Allooh...!!!
Aku butuh waktu untuk beramal dan berbekal ..

Belum cukupkah main2mu selama 50 tahun atau 60 tahun ?

Butuh berapa tahun lagi untuk mengulang pagi, sore, hari, minggu, bulan dan tahun yang sama !
Tanpa pernah merasa kehilangan untuk menghasilkan pahala di setiap detiknya.
 
↔ Tidak akan pernah cukup 1000 tahun bagi yang terlena...

Astaghfirullahaladzim....

 
(Tri mdl)

Selasa, 17 November 2015

KATA - KATA MUTIARA

Kesungguhan mengejar apa yang sudah di jamin untukmu dan kelelaianmu melaksanakan apa yang di tuntut darimu.adalah bukti dari rabunya mata batinmu
(Al-Mubarok)

Menggebunya semangat tak akan mampu menerobos benteng takdir
(Al-Mubarok)



Institute The Bangkalan (ITB) 
Barangkali berguna : Madura - Indonesia Menyongsong Deklarasi Provinsi Madura 
KAMUS MADURA INDONESIA - MADURA 
 A 
Ada = Bedeh 
Adek = Ale` 
Agama = Aghemah 
Ambil = Ngalak 
Ampun = Seporah 
Angin = Angen 
Angkuh = Angko 
Anjing = Patek 
Apa = Apah 
Api = Apoy 
Ayam = Ajem 
Babi = Bebih 
Baik = Beccek 
Bangun = Tanggeh 
Bayi = Bheji` 
Bebek = Bhibik 
Belum = Gilok 
Belajar = Ajher 
Benar = Bhender 
Besok = legguk 
Bingung = bingong Bollpoint = Bulpen 
Bodoh = Gendheng 
Bunga = Kembeng 
Cabe = cabbih 
Caci Maki = pesoan 
Canda = a gheje' 
Celurit = Arek 
Cantik = Rad dhin 
Cepat = Ceppet 
Ceria = Binar 
Cincin = Sellok 
Cilik = Kenek 
Cinta = senneng 
Cukup = Cokop 
Dada = de deh 
Daging = Dheging 
Dapat = Olle 
Darah = Deree 
Dari = Dheri 
Datang = Deteng 
Dek = Le' 
Dengan = Labhik 
Desa = Dhisah 
Dingin = Cellep 
Disana = E dissah 
Disini = E dinnak 
Dongeng = Caretah 
Duduk = Tojuk / Lenggi Duit = Pesse 
Dulu = Lambhek 
Dunia = Dunnyah 
Ekor = Bunthok 
Empat = Empak 
Empati = ne ser 
Enak = Nyaman 
Enam = Ennem 
Enggak = Enje' 
Eyang = Emba 
Esok = Gu' aggu' 
Faham = Ngerteh 
Fulus = Pesse 
Gajah = gheje 
Guru = ghuruh 
Gadis = Prabhen 
Ganas = Kerreng 
Ganjil = Genjil 
Genap = Gennak 
Gelas = Gellas 
Garam = Bujha 
Getar = ngetter 
Gigi = Ghigih 
Gila = Ghileh 
habis = tadhek 
Halus = Alos 
handuk = andok 
Hangat = Anga' 
Hangus = Potthon 
Hantu = jereng kong 
Haus = arjeng 
Hidung = E long 
Hilang = E lang 
Hutang = otang 
Hujan = Ojhen 
Ijin = e dhih 
Ikut = Norok 
Induk = Kor bhih 
iya = iyot 
Ilmu = Elmoh 
Ikan = Jukok 
Ingat = Enga' 
Itik = Pethek 
J Jalan - jalan = len jelen Jatuh = Labhu / Gegger Jahe = Jheih 
Jagung = Jegung 
Jangan = Je' 
Jerawat = Jerebek 
Kabur = buruh 
Kalah = kala 
kamu = hedeh 
kapan = bileh 
Kasur = kasor 
Kecut = Celok 
Kemaren = berik 
Kepala = cethak 
Kerja = A lakoh 
Kertas = Dlubeng 
Kurang = korang 
Kali = Leke 
Kuno = Konah 
Laki - laki = lakek 
Lambat = abit 
Lewat = Lebet 
Lompat = loncat 
Luar = luwar 
Lumpur = cello 
Lain = Laen 
Lalat = Lalak 
Lari = Berkak 
Lidah = Jile